15 November 2006

bagi kita liburan adalah waktu yang ditunggu2. waktu yang
menyenangkan, waktu untuk beristirahat dari kerja2 yang sepertinya
tak ada habisnya. saat untuk mengendapkan pengalaman-pengalaman
ketika belajar. mungkin titik untuk berkontemplasi dalam menentukan
rencana jalan hidup selanjutnya.

berbeda dengan Haryy potter, liburan adalah saat-saat menyiksa
baginya. liburan adalah mimpi buruk kedua setelah bertarung dengan
Voldemort.
banyak hal yang menyebabkan harry membenci saat-saat liburan. banyak
alasan yang membuat liburan adalah waktu yang tidak menyenangkan
baginya. di saat liburan tiba yang menyebabkan harry sedih adalah
harus berpisah dari komunitasnya (penyihir) di hogwarts dan harus
meninggalakan teman-teman terbaiknya di Gryfindor (Ron dan Hermione).
di sisi lain Harry harus kembali ke dunia muggle dimana ia tidak bisa
menggunakan keahliannya bermain sihir. dan saya pikir kekecewaan
terbesar Harry di saat liburan adalah Ia harus kembali kerumah
bibinya (Mr n Mrs Dursley) dan harus mengahabiskan waktu liburannya
dengan gangguan si gendut Dudley.
dan yang menambah kekecewaan lagi adalah Dumbledoor (kepala sekolah
Hogwarts) tetap mengharuskan Harry tinggal dirumah bibinya saat
liburan walaupun ia tahu haryy tidak suka akan hal itu.

namun ternyata dari segala kebencian harry untuk menghabiskan liburan
di rumah bibinya sangat tidak beralasan. ternyta hanya dirumah
bibinyalah harry bisa terlindung dari kekuatan sihir jahat voldemort
yang ingin membunuhnya. hanya di rumah keluargany harry akan aman.
hanya di rumah keluargany harry akan tentram dan terbentengi.

kisah diatas emang hanya sedikit jalan cerita dari sebuah Novel.
cerita fiksi yang jauh dari kenyataan.
namun...
ternyata.. di sinipun..
saat dirumahlah kita akan merasa aman dan tentram. aman dari
kekurangan makanan dan tentram dari tidak adanya uang (hihi..).
saat dirumah kita akan ada yang melindungi. akan ada orang yang
menyediakan waktunya hanya untuk mendengarkan segala keluh kesah
kita. akan ada orang yang akan menampung tumpahan kelelahan dan
kekesalan kita.
dirumahlah kita akan bertemu dengan seseorang yang setiap hari setiap
jam selalu mendo'akan kita.
akan ada orang yang sedia melindungi kita dari kejahatan siapapun.
seperti kerelaan Ibunya Harry Potter untuk mati demi menyelamatkan
nyawa Harry potter dari kekuatan sihir Voldemort.
dan ternyata kekutan cinta kasih seorang ibu mampu membalikkan semua
sihir jahat kepada pemiliknya.

takkan kusia-siakan liburan ini
sebelum liburan menjadi bencana

No comments: