15 October 2006

Film (mengacaukan imajinasi)

sekali lagi, kekecewaan datang sehabis nonton film. sekarang giliran
film X-Men III yang menggoreskan luka itu sedikit yang bikin kecewa
adalh matinya c Prof. Xavier, trus Scott (Cyclope) yg jg mati.
selalu begitu. HarrPot (film ini mungkin yg paling banyak
mengacaukan imajinasiku). LOtR, Broune Identity/Supermacy, Fantastic
4, Spiderman, The Firm (ini g banget ngecewain seeh), the lost world,
Jurassic park, Da Vinci Code dan yang paling anyar adl Superman (film
yang seharusnya banyak aksi dan inspirasi jadi seperti film drama)
adalah sederetan film yang mungkin sedikit menghancurkan tepatnya
mengacaukan imajinasiku. dan mungkin akan bertambah...seiring
banyaknya buku/komik yang difilm kan.

bagiku film-film yang ceritanya diambil dari buku/komik yang laris
selalu menyisakan setitik kekecewaan diakhir cerita. bukan karena
gambarnya yang tidak tajam atau suaranya yang tidak jernih (beberapa
emang ada seeh yang gitu). tapi yang paling besar andil kekecewaan
adalah cerita yang telah kubangun dalam pikiran tidak sama dengan
cerita di film, imajinasi yang telah tergambar di depan mata dari
sejak membaca lembaran pertama buku/komik hancur bersamaan selesainya
film.
emang banyak visual yang mengejutkan yang tak pernah terpikirkan
olehku ketika membaca dapat tervisualisasikan dalam film (meskipun
mgkin sebenarnya itu hanyalah visualisasi sutradara).
ada pula sosok yang sulit kuterjemahkan dalam pikiran ketika membaca
ternyata dapat tergambarkan dalam film (ini juga mungkin kerjaanny
strdara). tapi bagiku disanalah kekecewaan yang paling dalam. disaat
terungkapnya sosok misteri yang tak pernah terbayang dalam angan
muncul hanya dengan sosok yang biasa-biasa saja. pun alur ceritany.

selalu berulang. anehnya meskipun ada seddikit kekecewaan tapi minat
untuk nonton film tetap kuat (aneh y).

anda pernah merasakan seperti itu?
kalo pernah siap-siaplah tuk buat film sendiri.

1 comment:

strawberry on the short cake said...

LOTR, HP, X Men....
keindahan sebuah imajinasi manusia sepertinya. powerfull imagination i think:)
sempet bete juga pas liat filmnya gak sekuat karya sastra novelnya... terutama si Harry:(
begtu juga pas liat thriller film ayat2 cinta...wuih ngerusak kenikmatan imajinasi pas baca novelnya...
finnaly...
lebih baik gak nonton filmnya daripada sebel karena filmnya gak se kuat novelnya....
it's just a comment, gak nyangka antum suka juga film imajiner he..he... jadi ada temen;)
eh ya,salam kenal, nice blog