10 March 2011

Cantengan Jempol Senat Senut

Dua hari ini jempol kaki kanan saya senat senut bukan main. Gara-garanya ada infeksi kuku di jempol kaki kanan. Nama kerennya: cantengan. Ya, cantengan!
Indikasinya, jempol bengkak, memerah, dan kalau sudah parah ada nanah disertai ngilu, nyeri, sakit, perih, dan kalau kesenggol.. Ughh sakitnya senut bukan main sampai ubun-ubun. Nut nut nut.. Wuihhghh!! Horor dah!

Cantengan, memang bukan penyakit menular, tapi terus terang cukup memalukan. Lebih dari itu, aktivitas jadi terganggu gara-gara si jempol senat senut selalu. Aneh memang, meski infeksinya di jempol kaki tapi senat senutnya bisa sampai ke hati. Akibatnya, kerja tak fokus, makan tak fokus, minum tak fokus, ngobrol tak fokus. Alhamdulillah cuma tidur saja yang masih bisa fokus. Masih bisa nyenyak.

Sebenarnya ini bukan pertama kali saya cantengan. Setahun mungkin sekali atau dua kali cantengan mampir di jempol kaki saya. saya pun tak punya obat khusus untuk mengobatinnya. Hanya dibersihkan, atau cukup direndam air hangat. Biasanya tuntas.. tapi cantengan kali ini berbeda. Beliau agak betah memndekam di bawah jempol kuku saya.

Saya sebenarnya heran, tak tahu kenapa si cantengan bisa rutin mampir di jempol kaki saya. Padahal ada teman saya yang katanya tak pernah menderita penyakit memalukan macam ini.
Apa mungkin dia dulu dapat imunisasi cantengan dan saya tidak?

Selintas pikiran iseng muncul. Apa mungkin presiden atau artis terkenal pernah cantengan. Misalnya SBY, Bung Karno, atau Dian Sastro, pernahkah beliau-beliau ini cantengan juga? Saya gak tahu.
Tapi kalau Gus Dur, karena begitu merakyatnya, mungkin pernah juga beliau dilanda penyakit ini.

Kembali ke cantengan jempol kanan saya.
Saya tak tahu persis kapan infeksi di jempol kaki saya mulai membengkak. Yang saya ingat, gejalanya mulai terasa setelah potong kuku hari Senin. Mulai terasa tuh senat senut di jempol kaki. Saya biarkan, karena biasanya cukup dibersihkan sudah hilang ngilunya.

Tapi gara-gara Rabu malam saya main futsal dan pakai sepatu yang agak sempit. Senat senut di jelpol kaki bukannya reda malah tambah menggila.
Tambah parah lah senant senut jempol kaki saya. Tambah tinggilah intensitas senat senutnya. Nut nut nut.. sampa ke dahi.

Saya pun akhirnya ngobrak-ngabrik gugel, untuk cari cara ampuh buat bunuh si cantengan. Soalnya hari Minggu mau ke kondangan, ada teman mau nikahan. Kan tengsin juga kalau ke kondangan masih jalannya tak tegap gara-gara cantengan.

Hasil ngubek-ngubek gugel, saya mendapat informasi bahwa obat cantengan yang mujarab adalah garamicyn..

Jadi, setelah dari kantor ini saya mampir ke apotek buat beli garamicyn. Katanya harganya cuma 25 ribu perak.

Oke, doakan saya semoga cepat sembuh..
Amin..

4 comments:

belanja online said...

Belum pernah kena cantengan, rasanya kayak apaan tuh? >.<

cara menurunkan berat badan said...

Jempol artinya "Baik" :D

ansorpunya said...

hahahha, keren mas artikelnya...
mas penulis ya??? wkwkkw

guyonannya ringan dan bikin senyam senyum... wkwkkw

Anonymous said...

sebagai sesama korban cantengan yang sdg kambuh sakitnya, tulisan mas cukup menghibur. tulisannya terasa sangat menyentuh karena mas begitu menghayati si cantengan ini. benar kata orang bijak, menulis yang dihayati akan lebih hidup dan menyentuh.