14 May 2010

Pencarian Arti Nama


Beruntunglah mereka yang sudah mengetahui apa arti namanya sejak kecil. Paling tidak mereka sudah selesai dengan pencarian atau peng-identifikasi diri melelui namanya. Sehingga tak perlulah lagi melakukan pencarian arti atau makna dari namanya itu. Dan yang penting dari pencarian arti nama adalah kita akan tau apa yang diharapkan (atau apa yang tidak diharapkan) oleh orang tua mereka dengan memberikan nama tersebut. Alasannya sederhana. Karena sebagian dari kita menganggap nama adalah bagian dari do’a orang tua untuk anak-anaknya. Di dalam nama tersebutlah tersimpan harapan orang tua harus jadi apa anak-anaknya ketika besar kelak.

Sedangkan saya, sampai saat ini kadang saya masih sering bertanya ke diri sendiri apa arti dari nama saya itu. Menurut saya bertanya tentang apa arti dari nama sendiri adalah sesuatu yang wajar. Hampir setiap orang saya kira pernah melakukannya. Karena itu game pencarian arti nama begitu banyak dibuat untuk meredahakan rasa penasaran manusia yang satu ini. Namun yang membedakan dari pencarian-pencarian tersebut adalah hasilnya. Ada yang berhasil menemukan apa arti namanya. Ada yang belum. Dan saya termasuk kategori yang ke dua.

Saya coba mencari kemana-mana apa arti dari nama saya tersebut. Tanya ke teman, cari di buku sampai saya cari di google apa arti nama saya tersebut. Namun hasilnya nihil. Sebenarnya masih ada peluang untuk menemukan apa arti dari nama saya itu.: Tanya orang tua. Tapi sayangnya saya gak berani lagi tanya ke mereka. Meskipun keluarga saya termasuk keluarga demokratis tapi ada hal yang tak bisa dikompromikan. Dan alasan lain, sekarang saya terlanjur menganggap nama itu adalah sesuatu yang given. Terberikan. Takdir. Jadi tak perlulah lagi tanya-tanya ke orang tua. Tinggal si anak sendiri yang memberi arti apa makna dari namanya itu. Walaupun toh sekiranya saya berani bertanya ke orang tua, saya gak yakin orang tua saya akan memberi jawaban yang sebenarnya. Ini sepengalaman saya saat akan memberi nama untuk adik saya.

Dulu, saat adik saya lahir, kami (saya, kakak, dan ibu) berembuk untuk menentukan siapa nama untuk adik saya. Kami di suruh memilih nama yang paling baik dari tiga nama yang dibuatkan oleh ayah saya. Ketiga nama tersebut sekarang sudah lupa. Hasilnya, tak ada suara aklamasi. Perbedaan selera antar jaman masalahnya. Saya lebih memilih nama yang agak modern sedang ibu memilih yang Islami. Deadlock. Tak mungkin voting. Karena tak ada voting dalam tradisi keluarga saya. Akhirnya di hari ke tiga ayah datang dengan solusi jadi: memberi nama adik saya dengan yang sama sekali baru dari ketiga nama sebelumnya. Dan anehnya kami semua menyukainya. Sesudahnya saya tak mempertanyakan apa arti dari nama adik saya itu.

Kembali ke pencarian arti nama saya.
Dulu saya sempat agak malu juga mengetahui begitu banyak orang yang memakai nama yang sama dengan nama saya. Saya malu bukan karena merasa nama saya jelek. Justru sebaliknya, saya melihat orang yang mempunyai nama sesuai dengan saya itu orang yang berhasil. Kalau di pewayangan nama saya itu biasanya dipakai untuk nama-nama pangeran. Meskipun begitu saya gak merasa nama saya adalah nama yang keren juga. Biasa-biasa saja.

Saya malu karena terlalu banyak orang bernama sama dengan nama saya. Jadi saya merasa seperti memakai pakaian yang sama dengan orang lain saat pergi ke pesta. Namun untunglah setelah saya cari di google dan situs jejeraing sosial terkenal, sampai saat ini, belum saya temukan orang yang bernama lengkap plek sama dengan nama lengkap saya. Hufffhh.. untunglah. Ibrat pakaian seperti memakai kain batik namun dengan corak yang berbeda, begitulah pikir saya.

Dulu juga, seorang Rektor universitas tempat saya dulu kuliah, yang namanya sama dengan saya, pernah mengatakan apa arti dari namanya itu. Saya senang mendengarnya, karena arti nama saya, menurut beliau, adalah anak baik. Saya ga tau pasti apakah Rektor saya ini bergurau atau serius. Kalau bergurau, sang Rektor terlihat serius saat mengatakannya dan ditempat dan waktu yang formal. Bayangkan di saat apel penerimaan mahasiswa baru! Tapi kalau serius maka timbul pertanyaan. Apa kalau sudah tua tidak lagi baik? Apakah baiknya cuma pas jadi anak-anak saja...

Entahlah...
Biar si anak sendiri yang menentukan apa arti dari namanya!
Buat teman-teman yang belum mengetahui arti namanya saya ucapkan selamat bertualang dalam pencarian!


Sukabumi-Malang-Sidoarjo.

1 comment:

Pak_Wow said...

laiya orang sunda kok namanya bambang,,tu nama orang jawa bro...
haha...
biasanya klo org sunda kan intonasi nama sering diulang2 gitu..

alhamdulillah,ane udah tau arti nama ane gan...

oya gan..
ane PERTAMAXX gan...!!